Bahasan kali ini hanya mengulang/ menyampaikan apa yang telah disampaikan oleh Aa Gym. Kalau pun tidak persis redaksinya, mudah-mudahan tetap manfaat.
Mengenai Allah Maha Pemberi Rezeki...Sebagai seorang Muslim meragukan kemampuan Allah dalam menyediakan rezeki (harta, sabar, hati yg tenang, keluarga yg samawah, dll) tidak diajurkan sama sekali. Tak usah risau mengenai rezeki kita, dari bayi kita tidak bisa mencari rezeki, tau-tau sudah jadi dewasa saja.
Balik ke judul SAMBAL MEWAH. Ya, sambal adalah makanan mewah, namun kita tidak menyadarinya (termasuk saya). Coba renungkan, apa saja komposisi sambal?? Ada bawang, cabe, garam, sedikit air, ketumbar, dan terasi. Semua bahan-bahan itu tidak pernah kita fikirkan bagaimana cara mendapatkannya, kalau pun terfikir paling-paling pergi ke warung atau pasar.
Garam katakanlah dari madura, yang mengolah air laut jadi garam bukan kita, orang lain! Setelah diolah, lalu dibungkus, lalu dijual (distribusi), dari madura berpindahlah garam-garam itu ke penjual besar (ato apa pun nm lainnya), dari pedagang besar, pindah ke eceran/ pasar ==> lalu ke warung-warung kecil dekat rumah kita.
lalu terasi, katakanlah sentra terasi dari cirebon atau bonang, jawa tengah. Lagi-lagi bukan kita yg mengolah udang rebon jadi terasi, bukan kita pula yg mendistribusikannya.
Ketumbar,bawang, air pun demikian. Katakanlah ketumbar dan bawang dari halaman belakang rumah, bukan kita yg nanam, bukan kita yg merawat, bukan kita yg manen, bukan kita yg bersihkan.
Air pun bukan kita yg nimba, kalau pun ledeng peran kita hanya menekan tombol (itu pun atas ijin Allah).
Komposisi sambal tadi, bukan kita yg GILING, bukan kita yg MASAK, yg kita tau tinggal makan. Coba, kalau komposisi itu kita semua yg urus, bisa-bisa batal makan sambal, kalau pun bisa, memakan waktu yg lama untuk membuatnya.
Kalau bukan Allah yg urus, jangankan sambal, seteguk air pun tak kita dapati.
Sekian.
Tangkaplah Hikmah Di Mana Pun Kita Berada. Hikmah Yang Paling Enak Itu, Ketika Dapat Menghubungkan Setiap Kejadian Dengan Allah. Yuk Sama-Sama Menggali Hikmah :)
Tampilkan postingan dengan label Belajar dari foto. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Belajar dari foto. Tampilkan semua postingan
Selasa, 08 Mei 2012
Sabtu, 05 Mei 2012
Darah
Fungsi darah menurut wikipedia adalah mengirimkan zat-zat dan oksigen yang dibutuhkan oleh jaringan dibutuhkan tubuh, mengangkut bahan-bahan kimia hasil metabolisme, dan fungsin2 lainnya.
Kekurangan ataupun kelebihan sel darah merah dan putih sama buruknya. Porsi keduanya harus proporsional. Kita tidak tau, sebaiknya sel darah merah ataupun putih jumlahnya berapa.
Alhamdulillah, segala puji bagi Allah. Kita tidak perlu repot-repot tuh berdoa "ya Allah hari ini saya minta jumlah darah merah segini...dan darah putih segini...
Kita tidak perlu repot-repot! Kita tidak minta Allah sudah memberi.
Kita mau hina ato mulia dalam hidup tetap Allah urus, apa lagi klo kita hidup mulia.
Belajar dari daun
.jpg)
Kau lihat daun itu kawan? Kulit mereka tipis, akal tidak punya, tangan dan kaki pun tak ada.
Namun, mereka tetap segar di bawah terik matahari. Mereka tetap tumbuh meski tanpa akal, tangan, dan kaki.
Maha suci Allah yg telah mendesain dan mengurus daun-daun itu. Daun-daun itu tidak mencari air, tapi air yg datang ke mereka! Bisa dari hujan atau si Akar yg mengantarkan air.
Daun-daun itu tidak protes, meski mereka diciptakan sebagian besar tipis, dijemur sinar matahari. Mereka menurut saja dengan ketentuan Allah dan mereka diurus tuh oleh Allah.
Mau tau satu rahasia kawan?
Dekatilah Allah, jadilah hamba yang dicintai dan mencintai-Nya, nanti urusan kalian akan diurus oleh-Nya. Seperti daun-daun itu.
Langganan:
Postingan (Atom)

.jpg)